9 Aktivitas Wajib Pasca Upload Artikel

Author: | Posted in Blog, Miscelaneous 2 Comments

wheels

 

Hai Bloggers, adakah kegiatan rutin yang anda lakukan setelah posting artikel di blog? Apa saja kegiatan itu? Atau, anda justru meninggalkannya setelah selesai upload? Hmm, sebaiknya hindari hal tersebut ya! Blogger Qwords punya daftar kegiatan pasca posting artikel di blog/website untuk anda para deadliners. Dimulai dari memeriksa tampilan pasca upload. Simak yuk!

 

  • Cek Tampilan Pasca Upload

Mengapa perlu dicek? Bukankah baru saja posting? Setelah artikel selesai dan statusnya published, anda wajib melihat hasil tampilan akhir. Pertama periksa apakah masih terdapat kesalahan penulisan kata (misspelling) pada tiap paragraf. Kegiatan ini sangat membutuhkan ketelitian loh. Kedua periksa alignment paragraf apakah sudah rapi dan rata kanan-kiri. Ketiga, cek tampilan featured image atau gambar pendukung artikel, jangan sampai gambar yang anda posting tidak cocok dengan dimensi template. Jika melewatkan hal ini, bisa jadi gambar akan mengalami stretch, terlalu ramping atau melebar.

 

  • Optimasi kata kunci

Berikutnya, pilih kata kunci yang paling tepat sesuai isi konten. Optimasi kata kunci ini harus berjalan selaras dengan judul dan deskripsi artikel, karena akan ada penilaian mulai dari SEO Bad, SEO OK, dan SEO Good. Jika kata kunci yang anda tulis mendapat lampu berwarna hijau dengan keterangan SEO Good, itu berarti kata kunci terpilih sudah optimal. Kemungkinan website anda ditunjukkan oleh search engine akan jauh lebih besar.

 

  • Permainan Tag

Tag atau hashtag amat berguna saat posting artikel. Pemilihan tag yang tepat dan banyak dicari akan mengarahkan pengunjung ke blog/website anda. Oleh karena itu, perhatikan benar-benar pemilihan tag. Pada saat pengunjung mengetik kata-kata itu, diharapkan ia langsung diarahkan search engine ke blog anda. Tag yang baik dapat mengurangi biaya iklan dengan memanfaatkan pencarian organik.

 

  • Periksa Link Internal

Seperti yang telah kami jelaskan di artikel sebelumnya, link internal atau internal linking adalah link yang mengarahkan pembaca ke halaman-halaman lain di blog yang sama. Internal link dapat membuat pengunjung betah berlama-lama membuka website kita. Maka dari itu, sisipkan link internal baik itu di sela-sela deskripsi maupun button khusus di tengah paragraf. Kontennya apa? Kita dapat mengarahkan kepada link website bagian mana? Arahkan saja pada postingan artikel yang terkait dengan artikel baru. Atau bisa juga mengarahkannya pada artikel terdahulu.

Menarik Customer Lewat Tampilan Homepage

Menarik Customer Lewat Tampilan Homepage

  • Shorten Link/Url

Sesuai dengan namanya, shorten link fungsinya untuk mempersingkat link. Mana yang lebih nyaman dilihat? https://blog.qwords.com/2016/08/26/mengapa-brand-anda-harus-punya-website/ ATAU http://qwrd.so/tips1 ? Tentu yang kedua bukan? Anda dapat menggunakan beberapa platform seperti Tiny url, Bit.ly, Goo.gl, Ow.ly, dan sebagainya untuk membuat shorten link. Pilihan ini tidak wajib, namun akan tepat guna jika anda akan publish ke media sosial  terutama Twitter yang memiliki batas jumlah karakter.

 

  • Share link ke media sosial

Sebarkan artikel anda tak hanya dari blog. Publish juga link artikel melalui media sosial karena channel ini dinilai optimal untuk keperluan promosi. Anda bisa share ke Twitter, Facebook, Google+, dan sebagainya. Semakin banyak backlink, maka traffic blog anda akan semakin ramai.

 

  • Periksa Peringkat di Mesin Pencari

Pernah mencoba untuk mencari artikel anda di internet? Hal ini penting untuk dilakukan, apalagi setiap posting artikel baru. Cek di peringkat berapa blog anda dalam daftar pencarian. Untuk apa kegiatan ini dilakukan? Bukankah orang dapat langsung mengaksesnya dari blog kita? Cobalah untuk posisikan diri anda sebagai pencari informasi, anda tentu mencari pertama kali melalui Google, bukan? Google akan memilih artikel yang relevan antara judul, deskripsi, dan kata kuncinya. Jika peringkat anda masih jauh dari halaman pertama, berarti SEO anda belum optimal. Anda perlu makukan revisi, revisi, dan revisi!

 

  • Komentar ke blog orang lain/ blogwalking

Sebelumnya blogger Qwords telah mengulas tentang Blogwalking, yakni kegiatan berkunjung ke blog lain, memahami konten artikelnya, kemudian meninggalkan sepatah dua patah kata di kolom komentarnya. Blogwalking penting untuk memperkuat backlink ke website anda. Selain menanggapi isi artikel, anda juga perlu mencantumkan link, eitss link nya harus spesifik ya. Arahkan pada landing page sesuai yang anda inginkan agar pengunjung tidak bingung dalam hal tracking.

 

  • Rencanakan Konten Selanjutnya

Tahap terakhir, rencanakan topik apa yang akan anda bahas selanjutnya karena blogger adalah soal konten, konten, dan konten. Sehari saja anda tidak update postingan baru, anda akan ditinggal oleh blogger lainnya. Jadilah penulis yang produktif, peka dengan keadaan sekitar, serta berwawasan luas.

 

Nah, itu tadi daftar kegiatan a la blogger Qwords pasca posting artikel di blog. Anda tertarik melakukannya secara rutin? Yuk, mulai dari sekarang.

Tak berguna sebuah ilmu jika hanya kita simpan sendiri. Share artikel ini jika bermanfaat untuk anda. Selamat beraktivitas sahabat Qwords!

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan NgeBlog via Smartphone

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan NgeBlog via Smartphone

 

Comments
  1. Posted by Darul Azis
  2. Posted by Duriel

Add Your Comment